hukum tajwid surah al jumu ah ayat 9 10
Bacaayat Al-Quran, Tafsir, dan Konten Islami Bahasa Indonesia. Quran; Doa; Cerita Hikmah; niat 47 surat al lukman ayat 14 48 Saba 13 49 al an,am ayat 1 50 Al-Baqarah ayat 72 51 an nisa ayat 19 52 ar rahman 26 53 yusuf 54 Tajwid+surat+al+anbiya 55 jihad 56 luqman 57 berbahagia 58 rayap 59 Surah Al ikhlas 60 al hijr 22 61 Tafsir+Surah+al
10 Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung. 11. Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, mereka segera menuju kepadanya dan mereka tinggalkan engkau (Muhammad) sedang berdiri (berkhotbah).
9 Idgham bighunnah karena huruf nun sukun bertemu huruf ya bertasydid. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat. Baca juga : Doa Untuk Orang Tua Lengkap Arab Latin dan Artinya. 10. Mad lin karena huruf wau sukun didahului oleh huruf ya berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat. 11.
Keteranganmengenai QS. Al-Jumu'ah. Surat Al Jumu'ah ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Madaniyyah dan diturunkan sesudah surat Ash Shaf. Nama surat Al Jumu'ah diambil dari kata Al Jumu'ah yang terdapat pada ayat 9 surat ini yang artinya: hari Jum'at. QS. Al-Jumu'ah.
Flirten Lernen 2.0 Trainiere Dein Charisma. يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَArab-Latin yā ayyuhallażīna āmanū iżā nụdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu'ati fas'au ilā żikrillāhi wa żarul baī', żālikum khairul lakum ing kuntum ta'lamụnArtinya Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَArab-Latin fa iżā quḍiyatiṣ-ṣalātu fantasyirụ fil-arḍi wabtagụ min faḍlillāhi ważkurullāha kaṡīral la'allakum tufliḥụnArtinya Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangPelajaran Menarik Tentang Surat al-Jumu’ah Ayat 9-10Terdokumentasikan sekumpulan penjabaran dari para ahli ilmu terkait makna surat al-jumu’ah ayat 9-10, di antaranya sebagaimana berikut10. Bila kalian telah mendengar khutbah dan menunaikan shalat, maka bertebaranlah di muka bumi dan carilah rizki Allah dengan usaha kalian, serta ingatlah Allah banyak-banyak dalam segala keadaan kalian, semoga kalian meraih kebaikan dunia dan akhirat. Tafsir al-MuyassarJika kalian sudah menyelesaikan salat Jum’at maka menyebarlah kalian di muka bumi untuk mencari rezeki yang halal dan untuk menuntaskan keperluan-keperluan kalian. Carilah karunia Allah dengan kerja yang halal dan keuntungan yang halal. Dan ingatlah kepada Allah saat kalian mencari rezeki yang halal itu dengan zikir yang banyak dan jangan sampai mencari rezeki itu menjadikan kalian lupa terhadap zikir kepada Allah, agar kalian mendapatkan kemenangan dengan apa yang kalian inginkan dan selamat dari apa yang kalian hindari. Tafsir al-MukhtasharJika kalian telah melaksanakan shalat dan memiliki waktu lengang, maka menyebarlah kalian di bumi, carilah rejeki dari keutamaan Allah dengan sungguh-sungguh dan banyak-banyaklah mengingat Allah dengan ucapan dan lisan kalian di majelis-majelis kalian yang berbeda-beda dengan bertahmid, bertasbih, beristighfar dan dzikir lain yang serupa supaya kalian dapat memenangkan kebaikan dunia-akhirat Tafsir al-Wajizفَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَوٰةُ Apabila telah ditunaikan shalat Yakni jika telah selesai mendirikan shalat. فَانتَشِرُوا۟ فِى الْأَرْضِmaka bertebaranlah kamu di muka bumi Untuk berjual beli dan berurusan dengan apa yang kalian butuhkan untuk penghidupan kalian. وَابْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ اللهِdan carilah karunia Allah Yakni rezeki Allah yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang berupa keuntungan dalam muamalat dan pekerjaan lainnya. وَاذْكُرُوا۟ اللهَ كَثِيرًاdan ingatlah Allah banyak-banyak Yakni janganlah kalian lalai ketika sedang berjual beli untuk banyak-banyak mengingat Allah dengan bersyukur atas kebaikan yang diberikan kepada kalian baik itu kebaikan dunia maupun kebaikan akhirat. لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ supaya kamu beruntung Yakni agar kalian dapat meraik kebaikan dunia dan akhirat. Zubdatut Tafsir Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikianlah beberapa penjabaran dari banyak ahli ilmu mengenai kandungan dan arti surat al-jumu’ah ayat 9-10 arab, latin, artinya, semoga menambah kebaikan untuk kita bersama. Sokong syi'ar kami dengan memberi hyperlink ke halaman ini atau ke halaman depan Yang Terbanyak Dikunjungi Terdapat banyak topik yang terbanyak dikunjungi, seperti surat/ayat Al-Fatihah 7, Yunus 41, Al-Baqarah 284-286, Assalaamualaikum, Al-Fatihah 1, Al-Baqarah 216. Termasuk Al-Fatihah 2, Al-A’raf, Luqman 13-14, Yasin 40, Ali Imran 104, Ali Imran 191. Al-Fatihah 7Yunus 41Al-Baqarah 284-286AssalaamualaikumAl-Fatihah 1Al-Baqarah 216Al-Fatihah 2Al-A’rafLuqman 13-14Yasin 40Ali Imran 104Ali Imran 191 Pencarian an nisa ayat 119, quran surat an-nisa ayat 59 beserta artinya, surat al baqarah 153 dan artinya, tafsir surah ali imran ayat 104, terjemahan ali imran 159 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah
Ayat Surah Al-Jumu’ah Ayat 9-11يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَفَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَانْتَشِرُوْا فِى الْاَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَوَاِذَا رَاَوْا تِجَارَةً اَوْ لَهْوًا ۨانْفَضُّوْٓا اِلَيْهَا وَتَرَكُوْكَ قَاۤىِٕمًاۗ قُلْ مَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ مِّنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِۗ وَاللّٰهُ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَArtinya9. Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, mereka segera menuju kepadanya dan mereka tinggalkan engkau Muhammad sedang berdiri berkhotbah. Katakanlah, “Apa yang ada di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perdagangan,” dan Allah pemberi rezeki yang Ayat Secara Umum9. Jika seorang muazin telah mengumandangkan azan kedua untuk salat Jum’at, maka bersegeralah ke masjid untuk mendengarkan khotbah kemudian salat Jum’at. Dan tinggalkanlah jual-beli perdagangan, ataupun semua yang menyibukkanmu dari salat Jum’at. Karena sesungguhnya salat Jum’at itu lebih baik bagimu di dunia maupun di akhirat; karena dosamu akan diampuni dan kamu akan mendapatkan pahala, jika kamu Jika kamu sudah mendengarkan khotbah dan telah melaksanakan salat, maka berpencarlah di dunia ini. Carilah rezeki dari Allah dengan pekerjaan kalian, dan ingatlah selalu kepada Allah pada semua keadaan kalian; agar kalian bisa mendapatkan kemenangan berupa kebaikan dunia dan Dan sebagian orang muslimin, jika mereka melihat perdagangan ataupun kesenangan dunia dan perhiasannya, mereka mendatanginya dan meninggalkanmu -wahai Nabi Muhammad ﷺ – sedang berdiri diatas mimbar sambil berkhotbah. Katakanlah kepada mereka wahai Nabi Muhammad ﷺ -, “Apa yang ada di sisi Allah berupa pahala dan kenikmatan lebih bermanfaat bagi kalian dari pada senda gurau ataupun perdagangan, dan Allah yang Mahaesa adalah sebaik-baik pemberi rezeki, maka mintalah rezeki itu dari-Nya, dan mohonlah pertolonganlah kepada-Nya dengan melakukan ketaatan Dari Ayat di AtasSalat Jum’at wajib bagi para laki-laki yang sudah balig dan memenuhi bersegera pergi ke masjid untuk melaksanakan salat Jum’at saat azan kedua sudah dikumandangkan, dan disunnahkan untuk datang ke masjid berjual beli atau melakukan perdagangan setelah mendengar azan Jum’at yang kedua, karena diwajibkan untuk mendatangi masjid guna mendengarkan khotbah Jum’at dan melakukan di tempat zikir lebih baik daripada apa yang dilakukan orang yang melakukan senda gurau ataupun perdagangan, dan itu tidak berarti kita boleh meninggalkan pekerjaan dan tidak mencari yang digoda oleh jiwanya untuk meninggalkan amal kebaikan, maka hendaknya jiwa tersebut diingatkan tentang kebesaran Allah berupa pahala, karunia dan rezeki yang baik.
Jakarta - Surah Al Jumuah ayat 9-10 sesuai dengan namanya, menegaskan perintah Allah SWT kepada muslim untuk menunaikan salat Jumat. Tertama, setelah mendengar suara muazin yang mengumandangkan azan pada hari itu, dibahas pula tentang perintah mencari rezeki sebagai karunia Allah SWT. Hal ini menunjukkan adanya keseimbangan antara kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat dalam kedua ayat dari surah nomor urut ke-62 selengkapnya dapat disimak pada pemaparan berikut, dilengkapi dengan latin dan terjemahannya,Surah Al Jumuah Ayat 9-10, Latin, Beserta Artinyaيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ 910 فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَBacaan latin yā ayyuhallażīna āmanū iżā nụdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu'ati fas'au ilā żikrillāhi wa żarul baī', żālikum khairul lakum ing kuntum ta'lamụn. fa iżā quḍiyatiṣ-ṣalātu fantasyirụ fil-arḍi wabtagụ min faḍlillāhi ważkurullāha kaṡīral la'allakum tufliḥụnArtinya "Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum'at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung."Seruan salat Jumat bagi muslimMelalui tafsir dari Al Quran Kementerian Agama Kemenag, surah Al Jumuah ayat 9-10 menerangkan perintah Allah SWT tentang menyegerakan panggilan salat Jumat. Sekalipun tengah berada di sela-sela urusan dunia, baik perniagaan maupun bekerja dalam mencari rezeki lainnya."Hendaklah kita meninggalkan perniagaan dan segala usaha dunia serta bersegera ke masjid untuk mendengarkan khutbah dan melaksanakan salat Jumat," tulis dinyatakan pula dalam ayat di atas bahwa pahala yang diganjarkan dalam salat Jumat jauh lebih baik. Dibandingkan dengan melanjutkan urusan usaha dunia yang hanya memperoleh keuntungan demikian, Allah SWT juga mengingatkan umat muslim untuk tidak tergesa-gesa melangkahkan kakinya ke masjid. Walaupun sudah mendengar seruan iqamah sekalipun. Menguatkan hal ini, dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda,"Apabila salat telah diikamahkan, maka janganlah kamu mendatanginya dengan tergesa-gesa. Namun datangilah salat dalam keadaan berjalan biasa penuh ketenangan. Lalu, berapa rakaat yang kamu dapatkan maka ikutilah, sedangkan rakaat yang ketinggalan maka sempurnakanlah," HR al-Bukhari dan Muslim.Kerjakan urusan dunia usai salat JumatSelanjutnya, Allah SWT menerangkan bahwa urusan dunia yang sempat tertunda baru boleh dilanjutkan setelah mengerjakan salat Jumat. Perintah ini sekaligus menjadi imbauan bagi umat muslim untuk mencari rezeki dengan cara yang halal."Umat Islam boleh bertebaran di muka bumi untuk melaksanakan urusan duniawi, dan berusaha mencari rezeki yang halal, sesudah menunaikan yang bermanfaat untuk akhirat," tulis mengerjakan amalan tersebut, tidak lupa diperintahkan untuk mengingat Allah SWT sebanyak-banyaknya. Hal ini semata-mata dilakukan agar umat muslim dapat menghindarkan diri dari segala bentuk kecurangan, penyelewengan, dan sebagainya dalam bacaan doa yang bisa dipanjatkan sesuai salat Jumat dan hendak kembali mencari rezeki. Doa ini biasa dipanjatkan oleh sahabat nabi, Arrak bin Malik yang berbunyi,اَللَّهُمَّ، أَجِبْتُ دَعْوَتَكَ وَصَلَّيْتُ فَرِيْضَتَكَ، وَانْتَشَرْتُ كَمَا أَمَرْتَنِيْ فَارْزُقْنِيْ مِنْ فَضْلِكَ، وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ. رواه ابن ابي حاتمBacaan latin Allahumma ajibtu da'wataka washilaitu faridhotuka wantasyarat kamaa amartanii, farzuqnii min fadlika wa anta khairurraaziqiinArtinya "Ya Allah! Sesungguhnya aku telah memenuhi panggilan-Mu, dan melaksanakan kewajiban kepada-Mu, dan bertebaran di muka bumi sebagaimana Engkau perintahkan kepadaku, maka anugerahkanlah kepadaku karunia-Mu. Engkaulah sebaik-baik Pemberi rezeki." Riwayat Ibnu Abi Hatim.Semoga dengan pehamahaman kandungan dari surah Al Jumuah ayat 9-10 dapat meningkatkan keimanan kita dan meningkatkan kebiasaan-kebiasaan baik dalam salat Jumat ya, detikers. kini bisa membaca al quran secara digital di Apps detikcom di sini. Simak Video "Permintaan Maaf Wanita Simpan Al-Qur'an Dekat Sesajen-Akui Tertarik Islam" [GambasVideo 20detik] rah/lus
Tafsir Jalalayn Tafsir Quraish Shihab Diskusi Apabila telah ditunaikan salat, maka bertebaranlah kalian di muka bumi perintah ini menunjukkan pengertian ibahah atau boleh dan carilah carilah rezeki karunia Allah, dan ingatlah Allah dengan ingatan sebanyak-banyaknya supaya kalian beruntung yakni memperoleh keberuntungan. Pada hari Jumat, Nabi saw. berkhutbah akan tetapi tiba-tiba datanglah rombongan kafilah membawa barang-barang dagangan, lalu dipukullah genderang menyambut kedatangannya sebagaimana biasanya. Maka orang-orang pun berhamburan keluar dari mesjid untuk menemui rombongan itu, kecuali hanya dua belas orang saja yang masih tetap bersama Nabi saw. lalu turunlah ayat ini. Apabila kalian telah melakukan salat, maka bertebaranlah untuk berbagai kepentingan. Carilah karunia Allah dan berzikirlah kepada-Nya banyak-banyak, dalam hati maupun dan dengan ucapan. Mudah-mudahan kalian memperoleh keberuntungan dunia dan akhirat. Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir Admin Submit 2015-04-01 021332 Link sumber Perintah setelah larangan menunjukkan mubah, yakni silahkan bertebaran lagi di bumi untuk mencari rezeki. Oleh karena kesibukan untuk bekerja dan berdagang biasanya membuat lalai dari mengingat Allah, maka Allah Subhaanahu wa Ta'aala memerintahkan untuk banyak mengingat-Nya. Baik ketika berdiri, duduk maupun berbaring. Karena banyak berdzikr merupakan sebab terbesar untuk beruntung.
Bacaan Surah Al-Jumuah ayat 9-10 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ 9 فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ 10 Terjemahan Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung. al-Jumuah [62] 9–10 Tajwid Surah Al-Jumuah ayat 9-10 Pada kedua ayat dalam Surah al-Jumuah ayat 9–10, terdapat beberapa hukum bacaan Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Hukum-hukum bacaan tersebut adalah sebagai berikut. 1. Idgam bigunnah, yaitu jika ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf ya', nun, mim, dan wawu, cara membacanya dengan memasukkan huruf tersebut dan berdengung. Dalam Surah al-Jumuah 9–10 di atas, kata yang mengandung hukum bacaan idgam bigunnah terdapat pada kata مِن يَوْمِ. 2. Idgam bilagunnah, yaitu jika ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf lam atau ra. Cara membacanya dengan memasukkan huruf tersebut, tetapi tidak berdengung. Dalam Surah al-Jumuah 9–10 di depan, kata yang mengandung hukum bacaan idgam bilagunnah terdapat pada kata كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ dan خَيْرٌ لَّكُمْ. 3. Ikhfa, yaitu jika nun mati atau tanwin bertemu salah satu huruf yang berjumlah lima belas, dibaca samar-samar. Dalam Surah al-Jumuah 9–10 di depan, kata yang mengandung hukum bacaan ikhfa terdapat pada kata إِن كُنتُمْ, فَانتَشِرُوا, dan مِن فَضْلِ. 4. Mad tabii, yaitu mad bacaan panjang yang dibaca 1 alif atau 2 harakat. Dalam Surah al-Jumuah 9–10 di depan, banyak kata yang mengandung hukum bacaan mad di antaranya terdapat pada kata إِذَا نُودِيَ dan لِلصَّلَاةِ. 5. Mad jaiz munfasil, yaitu mad bacaan panjang bertemu huruf hamzah berharakat pada suatu kata lain. Cara membacanya boleh dibaca 1 alif, 2 alif, atau 2½ alif 2, 4, atau 5 ketukan. Dalam Surah al-Jumuah 9–10 diatas, kata yang mengandung hukum bacaan mad jaiz munfasil terdapat pada kata يَا أَيُّهَا dan آمَنُوا. Asad Humam. 1995. Halaman 10, 13, 40, dan 42 Isi Kandungan Surah Al-Jumuah Ayat 9–10 Para fukaha ahli fikih menjadikan ayat dalam Surah al-Jumuah ini sebagai dalil tentang hukum melaksanakan salat Jumat. Salat Jumat hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim sehingga ketika seseorang sedang berjual beli, dianjurkan untuk meninggalkan sejenak dan segera menunaikan salat Jumat. Jika Surah al-Jumu’ah ayat 9–10 dikaitkan dengan tema etos kerja, penjelasannya sebagai berikut. 1. Perlunya Keseimbangan antara Urusan Dunia dan Akhirat Pada saat kita menyelesaikan pekerjaan jenis apa pun yang menyangkut urusan duniawi, tetap diharuskan meninggalkannya jika mendengar panggilan azan. Perintah ini menunjukkan pentingnya menyeimbangkan urusan duniawi dan ukhrawi. Kita dibolehkan mengejar kehidupan duniawi, tetapi tidak boleh terlena sehingga lupa pada kehidupan akhirat. Hal ini karena kerja kita telah diniatkan untuk mencari rida Allah sehingga jika ada panggilan untuk ibadah kepada-Nya, tidak boleh enggan mengerjakan. Jika salat telah dikerjakan, kita pun diperbolehkan untuk kembali melanjutkan aktivitas. Ada juga pesan yang sangat populer dari Abdullah bin Umar berbunyi Artinya ”Bekerjalah untuk kepentingan duniamu seolah-olah kamu akan hidup selamanya dan bekerjalah untuk kepentingan akhiratmu seolah-olah kamu akan mati besok.” Baihaqi Bekerja dengan sungguh-sungguh dan profesional dalam ajaran Islam sangat diutamakan. Demikian juga khusyuk dalam ibadah sangat penting agar dapat membekas pada amaliah sehari-hari, termasuk dalam bekerja. 2. Bekerja Harus Selalu Ingat Allah Dalam bekerja kita, harus mengingat Allah sehingga tidak akan terperosok untuk melakukan perbuatan yang tidak diridai oleh-Nya. Kita dibolehkan mencari karunia Allah sebanyak mungkin, asal dilakukan dengan cara yang benar. Dengan demikian, Allah pun akan meluaskan rezeki kepada kita dan memberikan keberuntungan yang berlipat ganda. 3. Meningkatkan Produktivitas Kerja Setelah mengerjakan salat Jumat, kita diperbolehkan untuk melanjutkan aktivitas kerja lainnya. Melakukan ibadah tidak berarti menghambat produktivitas kerja. Guna mendukung produktivitas kerja, ada hal-hal tertentu yang penting untuk diperhatikan. 1 Bersikap rajin, ulet, dan tidak mudah putus asa. 2 Meningkatkan inovasi dan kreativitas. 3 Mau belajar dari pengalaman sehingga dapat berbuat lebih baik pada masa datang. 4 Memaksimalkan kemampuan diri yang ada dan selalu optimis. 5 Berdoa dan bertawakal kepada Allah. 4. Tidak Boleh Menyerah dalam Bekerja Dalam kondisi bagaimana pun kita tidak boleh menyerah dan berputus asa. Jika kita berusaha, Allah pasti akan mencukupkan kebutuhan hidup kita. Rasulullah saw. lebih bangga kepada umatnya yang bekerja keras daripada yang bermalasmalasan. Orang yang bekerja keras juga menunjukkan sikap syukur terhadap nikmat Allah Swt. Dari Zubair bin Awwam Rasulullah saw. bersabda Artinya Hendaklah salah seorang di antara kamu mengambil talinya kemudian ia membawa seikat kayu bakar di punggungnya dan menjualnya, maka Allah dengan hasil itu mencukupkan kebutuhan hidupnya, itu lebih baik baginya daripada ia memintaminta kepada orang, baik mereka memberi atau tidak memberinya. Bukhari Semoga bermanfaat....😊😊😊
hukum tajwid surah al jumu ah ayat 9 10